NEWS

Festival Jajanan Meriahkan Rest Area Travoy KM 519 B Tol Solo-Ngawi

Rest Area Travoy KM 519 B di Jalan Tol Solo-Ngawi kini semakin ramai dengan hadirnya Festival Jajanan, yang digelar mulai hari ini, Sabtu (25/01) hingga Rabu (29/01). Foto: apakabar.co.id/Fernando Fitusia
Rest Area Travoy KM 519 B di Jalan Tol Solo-Ngawi kini semakin ramai dengan hadirnya Festival Jajanan, yang digelar mulai hari ini, Sabtu (25/01) hingga Rabu (29/01). Foto: apakabar.co.id/Fernando Fitusia

apakabar.co.id, SOLO - Rest Area Travoy KM 519 B di Jalan Tol Solo-Ngawi kini semakin hidup dengan hadirnya Festival Jajanan, yang digelar mulai hari ini, Sabtu (25/1) hingga Rabu (29/1).

Sebanyak 11 tenant UMKM, yang terdiri dari kuliner, kerajinan tangan, dan aksesori, memeriahkan acara yang merupakan inisiatif dari Jasa Marga Solo-Ngawi bekerja sama dengan Jasa Marga Related Business (JMRB).

Direktur Teknik dan Operasional PT Jasa Marga Solo-Ngawi, M Historya Ayanda, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi setempat melalui investasi pada infrastruktur yang mendukung.

https://apakabar.co.id/ekbis/menteri-umkm-dukung-nasabah-pnm-naik-kelas/

"Ini memang niatan kami dalam hal investasi di wilayah ini terkait infrastruktur. Untuk dapat bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi setempat," ungkap M Historya Ayanda ditemui, Sabtu (25/1).

UMKM yang terlibat dalam festival ini adalah binaan Dinas Koperasi dan Ketenagakerjaan Boyolali, yang diharapkan bisa memperkenalkan produk-produk mereka ke pengunjung dari berbagai daerah yang melintas di rest area tersebut.

"Ini juga adalah wujud daripada semangat atau cita-cita yang memang sudah lama ada dalam pemikiran kita. Sehingga tim dari Jasa Marga Solo-Ngawi beberapa waktu lalu berkunjung ke pemerintah daerah setempat untuk melakukan komunikasi terutama di dinas koperasi dan tenaga kerja," sambungnya.

Historya Ayanda kemudian menjelaskan bahwa di rest area km 519 B Jalan Tol Solo-Ngawi tersebut menjadi titik dimana semua orang bertemu, baik yang berjalan dari timur maupun dari daerah barat.

"Dengan begitu, produk UMKM bisa lebih mudah dikenalkan," tambahnya.

 

Foto editor
Editor: Admin